Social Icons

Pages

Monday, June 22, 2015

Ganti "Timing Belt" Mobil

"Timing Belt" jika indonesiakan artinya "Sabuk waktu" ... wah ko mirip baling-baling bambunya doraemon ya, maklum urang sunda, wkwkwk ... ga yang jelas "Timing Belt" itu fungsinya mentransfer daya kinetik rotasi hasil dari pembakaran menuju klep intake dan pembuangan dibagian atas.

DOHC Timing Belt
Timing belt ada 2 jenis tergantung sistem mesin yang digunakan, ada SOHC (single over head camshaft) sedangkan DOHC adalah (double over head camshaft) seperti foto diatas, ada kasus sewaktu pergantian pemain timing belt ini.


Cara ganti timing belt ga sembarangan ga seperti belt lainnya, misal belt kipas, AC, dsb. sesuai namanya timing belt harus bisa mentransferkan gaya kinetik hasil dari naik turunnya piston melalui "crankshaft" ke bagian valve diatas ruang pembakaran (istilah bengkel 'klep'), karena mesin menggunakan sistem pembakaran 4 stroke alias 4 tax jadi keberadaan timing belt ini sangat penting, kerusakan timing belt artinya mesin mogok tidak akan nyala.

Jadi timing naik turunnya masing-masing piston harus sinkron dengan timing valve yang biasa disebut proses "TOP", jadi kalo kita bongkar mesin ampe terondol semua, pas instal ulang alias naekin mesin, mesin harus melalui proses "TOP" alias di top kan (bahasa bengkel) yang artinya semua mekanik engine 4 tax disingkronkan, agar ignition (timing pembakaran busi), intake valve, exhaust valve, intake cam, exhaust cam, menjadi singkron.

Timing belt ini mengerakan intake valve dan exhaust valve melalui intake cam dan exhaust cam, sori kalo salah namanya juga full otodidak, haha ... gw emang doyan ngoprex, jadi bisa karna praktek bongkar ini bongkar itu, and seringnya gagal so biaya jadi over lap, ... da miskin resiko tanggung sendiri! wkwkwk ...

Tapi itulah mahalnya ilmu, dengan teori kita ga akan maksimal dan tidak jarang teori bersebrangan jauh dengan realita di lapangan, toh otomotip hanya soal elektronika kalo injection dan memang dominannya mekanik, jadi lewat bongkar-bongkar kita bisa jadi paham cara kerja mesin tersebut.

Timing belt, tensioner, crank shaft, water pump
Nah ada gambar bagus ni, lewat gambar ini semuanya jadi jelas, timing belt difoto adalah belt bergigi, pulley besar paling atas intake cam & exhaust cam, yang warna hijau bulet 2 buah itu tensioner untuk mengatur ketegangan timing belt, pulley paling bawah itu yang disebut "Crank shaft" semua digerakan dari situ, gambar mesin ini adalah DOHC (double over head camshaft), bisa diliat puller paling atas ada 2, jika SOHC berarti hanya 1 pulley.

Mesin SOHC
Nah bisa dilihat pulley paling atas yang besar itu cuma 1 jadi sistem ini disebut SOHC karena single, tenaga kuda mesin SOHC biasanya sulit menandingi tenaga kuda DOHC, jadi mesin DOHC selain bertenaga tapi juga irit.

Dari dulu dari semenjak punya motor ampe mobil sendiri gw seringnya bongkar sendiri, dari ga tau ampe paham, malah dulu cara bongkar aja ga ngarti tapi beruntung konci-konci komplit coy, dulu gw punya vespa gw terondolin semua baud-baud eh ko mesin ga kebelah, lari ke bengkel temen tanya-tanya, langsung ngibrit pulang lagi and praktek, eng-ing-eng sukses bro, HAPPY!

Kebiasaan gw kalo apa-apa bongkar dulu tutorial and literatur belakangan, soalnya gw tipe kalo beli sesuatu manual book ga pernah dibuka langsung oprek-oprek and trial n' error, haha ... setiap orang beda cara belajarnya, dulu gw masuk club vespa jadi kemampuan and pengetahuan kedongkraknya super cepet, yang namanya club ilmunya pasti ilmu dewa semua ga akan ada di sekolahan coy, gw jamin! parahnya club vespa waktu itu sering ngoprex mesin, manteb da :D

.... so stop sekolah kalo toh karir lo ga pernah nyambung sama ijasah lo, toh yang penting kemampuan ntar orang-orang yang cari lo, gw juga lagi dicari orang ne gara-gara kemaren difitnah nyolong jemuran, wkwkwk ..... kidding coy!

Diagram mesin DOHC
Gw melakukan kesalahan sewatu proses ganti timing belt ini, ko bisa? haha....ceroboh, ternyata hasil penelitian gw sama otak gw sendiri plus gw sering sedot elmu di bengkel plus diskusi sama temen-temen yang ngarti mesin, 100% yang digunakan adalah "PERSEPSI", tapi ga asbun juga, dari obrolan otak bisa mengembangkan input informasi yang masuk meskipun minim banget and then .... dorrr .... keluar solusinya ampe penyakitnya ketauan, seolah-olah dukun canggih.

Semakin banyak and kompleks masalah lo semakin seperti dewa lo nantinya, karena lo menjadi perwujudan "Problem disolver" paling efisien and cepat, meskipun lo ga akan menyadarinya, tapi orang lain yang akan menilai itu dan melekatkan cap tersebut diatas nama lo, jadi memang bener "IF THE PROBLEM DID NOT KILL YOU, THEY WILL STRONG YOU!". Believe it or NOT ini realita.

So fokus dan sayangilah diri lo, fokus ke gaya lo, orang berbakat & kreatip sekalipun bisa mandul ga punya kemampuan and ga ngarti apa-apa ketika dia fokus bukan pada tempatnya karena mereka menjadi "Wrong Man in wrong place!" .... akhirnya lo ga akan pernah menjadi "The Man behind the GUN!". Setelah lo bisa ini itu tau ini itu, selanjutnya hanya ada 2 arah yaitu menjadi manfaat atau mudharat, menjadi baik atau jahat, karna menjadi produktip itu PASTI!, tapi entah produktip baik atau jahat, haha ... do it ajalah, do what you love and love what you do.

Gw juga berdarah-darah justru ketika gw menjadi "Wrong Man in Wrong place!" bukannya menjadi "The Man behind the GUN!" malah menjadi "Suicidal!" alias merusak diri alias STREZ, wkwkwk .... ga ada yang patut disalahkan dan tidak ada yang salah, "past by past" karena itu justru mendewasakan "Free will" lo mendekati bijaksana, ... setiap orang punya "passion" ato gairah untuk berbuat sesuatu yang berbudi luhur, manfaat dan maslahat sifatnya, semua orang punya itu sebagai "Bawaan orok!", so kenapa orang menjadi jahat, pelit, bengis, dan apatis? ... ujungnya semua terlibat.

Gw sering kali ngeliat dan ngedenger orang yang kehilangan "Free will" nya, setiap ketemu, setiap curhat itu-itu mulu masalahnya tapi ga pernah move on karna banyak ketakutan dan harapan palsu buatan pikiran, itu artinya lo sudah kehilangan "free will" alias keinginan bebas alias kemampuan berkehendak secara lisan dan perbuatan dan disadari penuh! Ga taunya gw juga jadi begitu, telat sadarnya gw, wkwkwk ... so untuk menguatkan orang lain kuat dulu lah, untuk menolong orang lain tolong dulu diri sendiri lah, untuk mencintai orang lain cintai dulu diri sendirilah, uedian panjang and dalem kalo bahas itu karena itu bukan ke egoisan.

Terlalu kompleks bahas gituan bahkan sangat kompleks meskipun sangat mungkin untuk dipahami,  ketika lo ngerasa cukup and positip lo mulai memudar, GO MAN ... pergilah, karna lo ga akan sadar ketika berubah karakter, karena ketika kita mulai membenci suatu yang dianggap keburukan, misal tingkah laku orang/sistem, kita ga sadar sebetulnya kita mulai persis seperti yang dibenci, contoh bukti betapa bodohnya adalah menggerutu, curhat, mengeluh, protes dan menuntut, itulah yang akan menjadikan lo menjadi orang baru yang menjadi general seperti masalah lo (pengembangan masalah), lo akan menjadi korban sekaligus agen masalah bukan lagi problem disolver kalo begitu, dunia ini masih luas man izinkan diri lo untuk tetap tumbuh seperti maunya sang Maha pencipta, nyoo kembali ke timing belt, toh mengotori tangan dengan tidak sengaja merusak timing belt ini dampaknya otak dituntut lebih kreatip dan taktikal untuk tidak ceroboh, kenapa bisa begitu? Coba dipelajari!

Timing belt robek
Bisa dilihat difoto diatas, timing beltnya 'cracking' alias ROBEK! Ko bisa robek? .... human error, salah gw ... sambil niat ganti timing belt gw pengen tau the whole system, jadi banyak eksperimen dulu, nah supaya eksperimennya berjalan jadi gw harus memutar engine secara manual, ..... dengan memutar timing belt juga bisa, .... oh OK! Pikir gw harusnya diputar dari "crankshaft" .... ah males kudu ngolong, coba dulu putar dari atas (dari exhaust cam), .... wew, berat coy!

Berat karena gw pake konci sok 14 and gagangnya kurang panjang, gw tambain dong, ..... jreng-jreng .... muter dikit sambil bunyi, ....KREKKK! .... sambil keliatan timing belt robek persis kaya difoto.

Robekan timing belt

Pulley Crankshaft
Ini posisinya ada dibagian bawah bisa difoto karena ban kanan depan dilepas, bisa dilihat dibawah pulley ada mangkok besar itu bak penampung oli mesin, and dari sini gw curiga kayanya "seal" crankshaft bocor, iya ato ngga gw kudu cek dulu.

Ketika timing belt dilepas, sementara lo puter-puter pulley crankshaft ato pulley atas dijamin mesin lo ga TOP lagi (ga singkron), hasilnya mesin  bakalan susah hidup dan ga akan hidup, kalo dipaksa hidup baik valve, piston, ato setang seher (connecting rod) bisa bengkok bahkan patah, piston alias seher bisa mentok kesodok klep, pokonya mesin bisa jadi ancur.
-
Crankshaft pulley
Kalo bisa sebelum bongkar-bongkar mesin dalam keadaan bersih, ini ma keliatan banged abis narik muatan, wkwkwk .... bak penampungan oli basah, artinya kudu di cek apa "seal" crankshaft" bocor? Memang kalo ganti "seal" ini itungannya turun mesin, padahal sebenernya gampang cuma tinggal buka bak penampungan aja, jangan ngolong bikin aja ginian neh ...

Car lifter
Sebetulnya ga sulit bikin ginian, kapan ya gw bisa bikin ginian buat dirumah, haha...jadi mobil bisa dikutik-kutik atas bawah, kemaren gw ke tempat cuci mobil nganter kaka service AC, tapi gw sibuk tanya-tanya montir soal sistem hydraulic-nya, ternyata sistem hydraulic ginian pake angin bukan oli, ... spontan gw tanya "DIMANA KOMPRESORNYAAAA?" .... wkwkwk ... karena bayangan gw pasti gede, .... jhiah, ga taunya kompresornya kompresor biasa yang biasa dipake tukang tambal ban, ukurannya sekitar 2PK, penasaran gw pengen liat proses naeknya, gw tungguin ampe ga ngedip coy, wkwkwk...

Ternyata naeknya ga smooth, jelaslah yang dipake angin, terus gw tanya soal safety-nya "pernah ada ga ya bocor?" ... dijawab "jarangsih....ga pernah ada!" ...., haha ... yang agak susah itu pipa nya, kalo kudu di bubut mah repot kudu pake mesin bubut guede, semangat ngumpulin rupiah ah mo bikin ginian, haha ...

Dongkrak
Jangan lupa kalo ngelepas ban jangan biarin dongkrak menahan beban modil sendirian meskipun dongkrak yang digunakan dongkrak  buaya, biasakan simpan ban dibawah mobil pas dibawah chasis, supaya kalo kenapa-kenapa misal dongkrak roboh kecelakaan bisa dihindari plus mobil selamat.

Timing belt, tensioner, pulley
Ini spare-part wajib kalo mo ganti timing belt, seandainya tensioner masih bagus ga perlu diganti, tensioner seolah ga mungkin rusak memang, tapi kalo bearing tensioner da jelek meski tetep bisa muter itu bikin suara mesin jadi bising ga enak didenger, so ganti satu paket, DOHC butuh 2 tensioner, beli sesuai merek mobil, karena ukuran timing belt ga sama and beli yang paling bagus karena timing belt bersifat vital.

Timing belt robek
Sebetulnya timing belt masih bagus, cuman gw ngerasa perlu aja ganti, karena timing belt idealnya jangan diganti nunggu rusak, timing belt rusak artinya mobil mogok, untuk menghindari itu timing belt harus diganti sekitar 3-5 tahun sekali and beli yang kualitasnya paling bagus jangan KW, gw beli sesuai mobilnya.
Timing belt baru
Ok tinggal pasang .... kapan-kapan aja da pasangnya, wkwkwk .... buat lo yang doyan ngoprek so jangan jadi buruh or pegawe jadilah pengangguran tapi ada penghasilan, wkwkwk ... jangan biarin dunia ngoprex lo bahkan mood lo ancur, berfikir and lakukan meski gagal berkali-kali sampe berhasil jadi pengangguran yang berpenghasilan.

Sebetulnya ada kasus yang jauh lebih seru yaitu "POWER STEERING", gw pelajari power steering and pernah bongkar sendiri, hebatnya pas install ulang jebol coy, awalnya bagus tapi tiap setir digerakin langsung tremor ke kiri kanan, alhasil seal jebol ampe muncrat kalo yang pertama, wajar ternyata konon katanya tekanan oli power steering adalah 56-63 kg/cm = 782-881 psi, WOW nyampe 800 psi!!!

Ampe 2x bongkar pasang ganti seal and ganti oli, setelah dipelajari ternyata kesalahan bukan di gw, sewaktu bongkar "Control valve" gada koncinya gw lari ke bengkel temen minta bukain, eh dia pukul pake kayu, rusak dah area control valve berarti temen ga ngarti soal power steering, nah bagian ini salah gw, haha..

Tapi selalu ketika lo dihadapkan dengan kegagalan ... bisa karena ulah lo sendiri or what ever, akhirnya lo entah terpaksa atau malah bergairah awalnya untuk tergerak mempelajari lebih dalam tentang sesuatu itu melampaui sekedar tau dan ngerti.

Yang namanya ilmu kalo da lewat kerongkongan and besarang di otak selanjutnya hanya akan menjadi amal, apalagi ga ada! Mudah-mudahan aja gw sempet posting artikel soal "Power steering" yang gagalnya ampe 2x, 2x bongkar pasang, 2x ganti seal, 2x beli oli, 4x ngolong, wkwkwk ... soalnya gw bongkar ampe pompa oli juga pengen tau cara kerjanya, haha ... tar poto-potonya gw cari dulu, soalnya ketika bongkar-bongkar gw pasti poto-poto buat arsip kalo sewaktu-waktu butuh dipelajari tinggal liat potonya.

Sekarang gw lagi penasaran karna konon katanya mobil gw klep-nya ga bisa disetel karena sudah hydraulic, gw da pelajari apa itu VVTi, VTECH, dsb. penasaran pengen bongkar kaya apa cara kerja mesin mobil ini, buat lo yang pake VVTi, VTECH, dsb, jangan sekali-kali ganti oli dengan SAE diatas aturan pabrik, kenapa? Tar aja bahasnya kalo gw da bongkar, haha .... biasanya pake SAE 10-40.

CU in another posting, it's journal of journey, my journal my journey.
Post a Comment